Penalti Tak Wajar Bagi United

Penalti Tak Wajar Bagi United – Kekalahan Manchester United melawan Arsenal kemarin menjadikan perbincangan yang hangat. Sempat diunggulkan walaupun harus bermain sebagai tim tamu, namun United harus menyerah dengan skor 2-0. Terdapat suatu konflik yang terus di permasalahkan oleh kubu United mengenai penalti yang mereka dapatkan di pertandingan ini.

Dua sosok penting yakni Ashley Young dan Ole Gunnar Solskjaer terus mempertanyakan keputusan dari wasit Moss yang memberikan penalti kepada Arsenal. Dalam pertandingan ini, United harus tertinggal terlebih dahulu melalui gol tendangan dari luar kotak penalti yang di lakukan oleh Granit Xhaka. Setelah itu gol kedua meriam London hadir saat pertandingan berlangsung di babak yang kedua. Gol ini tercipta melalui titik putih setelah Alexandre Lacazette harus dilanggar oleh Fred di kotak terlarang setan merah. Aubameyang yang maju sebagai algojo sukses memaksa David de Gea untuk memungut bola dari sarangnya.

Dari gol penalti kedua ini, banyak pemain Manchester United yang mempermasalahkan keputusan wasit karena hal tersebut tak seperti pelanggaran. Dalam reka ulangan, Lacazete yang memang menguasai bola terlihat terjatuh setelah Fred datang untuk menjaganya. Sedikit sentuhan yang tak berarti membuat pemain berpaspor Perancis tersebut lantas tersungkur ke tanah. Dan wasit pun telah menghadiahkan penalti oleh Arsenal. Dari hal ini Ashley Young mempertanyakan kepeutusan wasit yang dirinya nilia tak pelanggaran. Dalam sedikit wawancaranya bersaa Sky Sport, dirinya mengatakan bahwa.

Penalti Tak Wajar Bagi United

“Dari tempat saya berada, saya tidak berfikir itu penalti. Mengecewakan terutama ketika anda menciptakan banyak peluang. Di hari lain kami mengambil peluang itu dan kami bisa unggul dua atau tiga gol di babak yang pertama. Melawan tim papan atas Anda di hokum”. Pungkasnya.
Hal yang serupa di tanyakan oleh Ole Gunnar yang juga sempat di mendapatkan wawancara di konferensi pers setelah pertandingan berlangsung.

“Pertandingan yang berbeda. Kami menciptakan lebih banyak peluang hari ini daripada ketika kami mengalahkan mereka di piala FA. Terkadang itu terjadi, kami membentur tiang gawang dua kali dan memiliki lima peluang sangat besar bagi diri kami sendiri”. “Kami hanya harus berusaha sampai akhir, tetapi kami tidak benar-benar melakukannya dan itu adalah salah satu dari hari-hari dimana anda harus mempersiapkan diri. Kami memiliki laga lawan lawan Wolves di perempat final FA Cup dan itu adalah pertandingan besat untuk di nantikan”. Tambahanya.

Ya, Manchester United memang harus menerima kekalahan ini setelah berhasil mengalahkan Paris Saint Germain. Hasil ini akan menjadi pelajaran yang berharga untuk United karena tak selamanya mereka berada dalam jalur kemenangan. Ole Gunar dituntut betanggung jawab besar akan hasil yang didapatkan oleh anak anak asuhannya ini. dipertandingan yag selanjutnya, United sendiri akan mulai berhadapan melawan Wolveerhampton Wanderers.